Pages

Monday, May 9, 2011

B-BUNKASAI 2011 > When madness become happiness









BAKA DANCEEE~~
B-Bunkasai adalah acara festival budaya Jepang yang dilaksanakan oleh SMAN 3 Malang setiap tahun. Mereka mengususng lomba band, cosplay, YugiOh, dan festival kuliner Jepang.

Setiap tahun, Cosuki Malang diundang untuk mengisi acara, yakni kabaret! Yah, bilang aja operet gitu. Haha. Ini bunkasai ketiga ku setelah menjadi anggota Cosuki, dan kali kedua aku mengisi kabaret. Kali ini cosplay jadi Len Kagamine Magnet version, ditemani Gakupo Magnet version & Hatsune Meku (bener, ini alternya Hatsune Miku) dan berperan sebagai tim fancer vocaloid. Sebenarnya ditemani juga oleh Akaito, tapi gara-gara dia keasyikan main YugiOh dan menang terus (sehingga g bisa out) ya gak jadi deh tim dance kwartet kami... akhirnya trio baka dancer. haha.

Kabaret Cosuki disambut dengan meriah, dan aku akhirnya terkenal sebagai "Len si pedangdut" swt.... tiap ada yang add di FB selalu berkomentar bahwa aku jogetnya maut.. wahaha. waduh g enak. Bisa-bisa berubah job dari cosplayer jadi figuran dangdut ni... syukurlah kabaret yang berjudul "Ore Tachi wa Family" itu mendapat sambutan yang hangat.

Setelah kabaret selesai, kami berpencar untuk foto2 dan dan bertemu fans (halah).. nah pada saat itu aku menghajar si (calon) Akaito. ya iyalah aku sudah sampe 2 hari gak tidur mengerjakan kostumnya, dia malah asik maen YugiOh T_T setelah puas menghajar, aku bersua bersama anak-anak WorldAnime, kumpulan pecinta anime. Kebetulan sudah pernah kenalan dan bermain bersama dlu, ke surabaya. Jadi sekarang sudah nggak kikuk dan asik main bersama sambil foto-foto..

Entah setan apa yang merasuki... duh pengen ngakak. Aku suddenly pengen menjahili salah satu teman AnimeWorld ku, Diti namanya. Jangan salah, meskipun namanya Diti, dia ini laki-laki... dlu waktu pertama kali kenal di FB juga, aku kira dia cewek. Apalagi foto profilnya selalu pakai gambar anime cewek. Hehe. Ternyata orangnya mirip Harry Potter... diantara anggota AnimeWorld yang pada otaku semua, ni orang yang paling imut. Ha ha ha~

Ah damn. Let's continue... Diti ini (katanya) penggemar anime2 cewek seperti Card Captor Sakura, Sailor Moon, dkk... (wew) dan kelihatannya dia menikmati semua itu. Berpikir setan, aku mulai menggodanya. wkwk. Aku ingat rata2 otaku kalau dipanggil "nii-san" dengan suara cempreng khas anime n nada imut akan segera ketakutan.. aku kurang pasti detailnya, but I'm sure about this. Segeralah, si Len 'lulu' Kagamine melancarkan "nii~~saaann~~" dan Diti pun berteriak... wow. reaksi yang mengejutkan. It's fun to see him happy (or tortured?) dan aku melanjutkan dengan menggelayut padanya "niiiii saaann~" dan dia berteriak... sik asik~

Semuanya terjadi begitu cepat! Hahaha. Sepanjang waktu, aku mengejarnya dan menggelayutinya. Kalau dia kabur, aku mengejar. Kalau dia diam, aku menjadi. Wogh. Reaksinya imut... tapi aku kaget waktu tau tangannya dingin, mukanya panas... wah. apa aku sejahat itu ya? Hehe.

Drama kejahatan ini ditangkap oleh kamera Murtee, dengan crew Chandra (calon Akaito) dan Ega... dan herannya memang, si Diti ini go along saja dengan kejahatan saya. Maksudnya, ikut aja dah... iya dah... ayo dah... begitulah... he's so kind, didn't he? ^^

Fyuh... melelahkan memang, namun sangaaat menyenangkan! Event ini mengurangi stressku... trims Cosuki, trims Animeworld... trims juga semua penonton juga (uhuk uhuk) fans! XD       

  

Sunday, February 6, 2011

Repoeblik Telo : Yum Yum


Hari itu jumat, dan kami tidak ada kegiatan perkuliahan. Sebenarnya ada, tapi sengaja kami lobby di hari lain, sehingga jatah libur mingguan kami menjadi jumat-sabtu-minggu.hihi. Tapi hari itu, pagi benar aku sudah stand by di kampus. Aku mengkoordinir fotokopi materi untuk tugas segudang. Bertahap, anak-anak perwakilan kelompok datang dan mengambil jatah fotokopi mereka. Aku ditemani bestieku, Iccha. Tapi aku lebih suka panggil dia Chahuahua. Kami di kampus hingga pukul 11. Setelah selesai mengurus beasiswa, kami berniat pulang. Tidak, tidak, kami berniat NGLUYUR... kami memang suka ngluyur ke tempat-tempat baru. Apalagi Cha juga anak Mojokerto, dan aku pengeeen banget ngenalkan kota Malang ke dia.

Hari itu aku mengajak Cha menuju Surabi Imut di dekat stasiun. Ya, begitulah kami, rata-rata suka wisata kuliner (apalagi aku kalo lagi ada duit Xp ) tapi kemudian ketika sudah seperempat jalan, Cha berkata kalau gimana trip kali ini ke Bakpao Telo di perbatasan Malang aja? WOWW... iya dulu kami memang janjian hendak ke Bakpao Telo (Republik Telo) yang letaknya di perbatasan kota Malang, tapi batal karena aku ada urusan di rumah. Sekarang, kami ada waktu dan aku menyanggupi ajakannya. Kami berdua histeris di motor, lalu berbalik arah menuju Repoeblik Telo! untung waktu itu aku bawa uang agak lumayan, jadi iya iya aja. haha. Perjalanannya cukup menegangkan, ditemani truk dan bus. Dan kakiku sampai pegal bukan main! Tapi seneng... hahaha.

Sampai di Repoeblik Telo~!! wow. selama ini kalau perjalanan ke Surabaya aku selalu melewatinya, berharap kapan bisa mampir. Ternyata ini baru kesampaian. huahaha. wogh. disini serba ungu (my 2nd fave colour!) mulai dari tanda tempat parkir sampai seragam pegawainya, semuanya unguuuuu!! surga para janda?!!

kolamnya besar!
Tempatnya luas dan lumayan asri. Ada tanaman rambat di sekeliling restonya. wait wait... ini resto atau gallery, atau apa? lebih tepatnya si pusat oleh-oleh yang punya resto juga. Ada pula tempat suvenir serba ungu. Dan usut punya usut, ternyata ini sentra penjualan barang-barang olahan dari kebun organik Pasuruan. Meski namanya Repoeblik Telo, tapi olahannya nggak cuma telo aja. Ada kripik buah-buahan, bubuk minuman temulawak-aloe vera-kencur-jahe, biskuit dari buah, manisan, bahkan mie dari wortel-seledri-telo-bayam! Serat banget itu... haha. Tapi memang andalan disini adalah olahan telo, baik telo ungu maupun telo jepang yang putih-manis. Ada stand menjual kue-kue basah olahan telo. Dan diantaranya, ada my-most-fave, BAKPAO TELOOOOOOOO~~~~~~


Di Malang, aku sering (atau selalu?hihi) membeli bakpao telo di Malang Town Square. Disana ada standnya. Rasanya enak dan lembut. Tapi karena aku punya prinsip "cobalah apa yang belum pernah kamu coba", aka aku sama sekali nggak beli bakpao telo disana. Aku beli es krim telo rasa vanilla. Huaaaa. Rsanya kayak telo (ubi ni bahasa indonya) disiram saus vanilla. hmmmm.... sementara Cha beli yang rasa durian. Lalu untuk oleh oleh orang rumah, aku beli mie telo ungu kering dan pia telo.

Kami lapaaar~! Lalu dengan segera kami duduk di sederet meja bertaplak ungu yang elegan, memesan something untuk makan siang. Aku memesan jus telo ungu dengan mie goreng wortel, sementara Cha jus ubi jepang dan nugget telo. Betul, nugget telo!! Agak lama, akhirnya yang kami tunggu datang juga. Mie wortel... g begitu krasa wortelnya, tapi aku ngrasa seratnya. haha. Jus telo ungu, hmm.... rasanya ini ubi dihancurkan lalu dicampur susu terus dikasi soda sedikit? Inilah citra rasanya.. try it at home! Haha. Tapi aku bingung, pikiranku langsung menjalar, ubi ini dikukus dulu atau diapakan? tapi rasanya juga ubi untuk jus ini masih fresh, terbukti aku masih bisa merasakan serat mentah ubi, tapi sama sekali nggak pahit dan nggak serik di mulut.
ini lho eskrim telo

Jus ubi jepang Cha lebih terasa ubinya. Tapi dasarnya sama, ubi dicampur susu dan sedikit soda. Minum ini saja kami sudah KENYANG!! bagaimana nasib makanannya? huuu huu T_T benar saja, baru sepertiga jalan aku menyatap mie wortel, aku sudah kenyang. rasanya kalau dilanjut, nggak bisa jalan ini. Cha kasihan pula. Ia pecinta nasi. Nasi putihnya habis, namun nugget telonya tidak habis. Aku mencicip, dan rasanya hampir sama kayak tempe! XD Kalau mau try it at home, ambil tempe, bumbui sedikit, lalu goreng dengan tepung panir. Itulah rasa yang sama dengan nugget telo. Hoho~

Akhirnya kami membungkus nugget telo itu. Kenyaaangg~ butuh waktu agak lama kami duduk diam dan merenungi nasib yang kekenyangan. Ambil pengalaman saja, kalau pesan jus telo, jangan dibarengi dengan makanan berat T_T

Oh ya~~ ternyata kami tidak bermain di 'perbatasan malang' seperti yang kami kira. Ternyta kami sudah sampai di Pasuruan! Wahaha. Perjalanan keluar kota hanya untuk tetelolo~ tapi kami senang banget, cari pengalaman. Haha. Ini lebih tepatnya di JL. RAYA PURWODADI NOMOR 1, PASURUAN... silahkan mampir. Rata-rata pengunjung disini menaiki mobil atau bus. Mereka lebih banyak orang yang melakukan perjalanan jarak jauh, dan singgah disini untuk beli oleh-oleh atau makan siang. Yang naik sepeda motor pun bisa dihitung dengan satu jari. Ya, ya, kami nekat :p

Disini lumayan harganya. Standard. Biasanya orang enggan datang karena tertipu tempatnya. Namun jujur, disini harganya nggak melambung. Jus telo dengan gelas besar berkaki harganya 6500, bakpao dibawah 4000, eskrimnya 3000, dan oleh-oleh lain rata-rata belasan dan dibawah itu. Enak kan? Hoho~    

Sekian perjalanan! Lain waktu akan update lagi... doakan kami tidak nekat sampai Surabaya! XDD

Greendland~

Mungkin aku log nya telat... hahaha. ini kisah 10 oktober 2010, dan aku memasukkan beritanya ke blog di awal bulan Februari!

Ya, apa yang saya lakukan? pada tanggal 10 Oktober 2010, orang orang pada ribut semua. Tentu, ini tanggal cantik. 10-10-10... dan kakakku, si anak pertama dari keluargaku, lahir pada tanggal ini. Tahun ini dia genap berusia 25 tahun.

Sebagai orang yang sudah bergelar 'om om' dan sudah bekerja, dia masih butuh surprise lah. Haha. Maka aku dan adikku, berencana membuat kue ultah sederhana untuk menunjukkan rasa sayang dan terima kasih kami karena selama ini sudah membantu finansial (halah) kami... :p

Kali ini aku bikin kue cake kukus resep modifikasi. Jadi kalau mau cari resepnya di semua buku masakan, nggak akan ada. Hehehe... aku memang suka masak, dan kadang berinovasi dengan resep itu. Nasi goreng aja aku tambahi kayu manis, apalagi kue? mungkin kutambah cacing.. we... kidding. hehe. Tapi ini resep modifikasi dari kue kukus x-mas pandan karya Lenny Jusup. Terima kasih untuk cc Lenny yang berbagi resep enak dan mudah.

Ini aku beri nama Cake Pandan Green-Jelly-Land... simpel dan enak, nggak ribet. Kuenya juga dikukus, jadi bagi keluarga yang tidak punya oven (ato malas pakai oven seperti saya) ini patut dicoba.

Ada sedikit kesulitan saat menulis Happy B'day. Aku melakukan kesalahan.. cake aku lapisi dengan siraman jelly. Setelah mengeras, permukaannya licin!! Sehingga saat aku menulis dengan coklat putih leleh, hasilnya tidak memuaskan. Tulisannya tidak mau menyatu dengan jelly... dia malah memisah dan tidak rapi. Huff... yasudahlah, yang penting tertulisi. Sehingga tahu kue itu ditujukan untuk siapa. Kalau tidak ada tulisannya, bisa saja kue itu untuk sajen kunti... *halah*

Sayangnya kakakku masih pergi dengan teman-temannya saat itu, seteah kuenya selesai. Jadinya kami menunggu dengan sabar hingga dia pulang. Alhamdulillah kakak menyukainya. Haha.

dan berikut ini resep Cake Pandan Green-Jelly-Land... ^^


bahan I
150 gr tepung terigu
50 gr maizena
100 gr susu bubuk
1 sdt baking powder

bahan II
150 gr mentega, cairkan
100 gr coklat masak putih, potong2
1 sdt pasta pandan
1 sdt pewarna hijau

bahan III
6 butir telur ayam
200 gr gula pasir halus
1 sdt tbm

jelly-coat~
1 pack nutrijell melon
3 gelas air
1/2 gelas gula pasir
3 sendok makan susu kental manis putih


caranya...
1. campur bahan I jadi satu, sisihkan dulu. smentara itu,tim bahan II kecuali pasta dan pewarna. setelah meleleh, baru masukkan pasta dan pewarna pada adonan mentega-coklat. aduk rata.

2. kocok bahan III hingga menggembang. biasanya adonan jadi putih pucat. lalu masukkan bahan I (tepung2 dan susu), aduk rata. kalau sudah, masukkan bahan II (pasta hijau mentega-coklat)

3. tuang 1/2 adonan ke dalam cetakan, bisa bundar atau kotak, atau hati. haha. jangan lupa mengolesi dengan margarin tipis di cetakan tersebut. kukus hingga matang,sisihkan.

4. bersihkan loyang, lpisi dengan margarin tipis, lalu kukus sisa adonan hingga matang. sisihkan.

5. masak bahan jelly coat selagi menunggu kue menjadi dingin! adonan dicampur dan dimasak hingga mendidih. setelah itu, tunggu hingga sedikit berkurang panasnya. ambil dengan menggunakan penyedok sayur (hehe~) dan siramkan ke atas kue. jelly akan langsung menjadi kental dan mengeras. siramkan dua atau tiga kali dengan perlahan dan hati hati. jelly yang meluber aan memberi kesan dramatis seperti di gambar. heheho.

6. tumpuk cake kedua diatas cake yang sudah diapisi jelly coat. siramkan jelly coat diatas cake bertumpuk. tidak perlu menghabiskan seluruh adonan jelly-coat.

voila~ silahkan dinikmati~  

Thursday, November 4, 2010

Kolase dan Montase

Kuliah di seni, tugasnya selalu berseni. Yah, memang kita dituntut untuk berkreasi dan berinovasi dalam setiap langkah. Pelajaran yang jadi momok mahasiswa senirupa di Univ Negeri Malang adalah nirmana!

Memang masih awam, nirmana 2 dimensi. Tugas-tugasnya juga masih sekedar berhubungan dengan warna, tekstur, komposisi, dan sebagainya. Nah, pada pertemuan 2 minggu yang lalu, dibahas mengenai kolase dan montase.

karya montase saya
Kalau di bangku sekolah dasar, kolase montase itu sekedar ada gambar hitam-putih lalu ditempeli kertas kecil-kecil atau biji-bijian. Tahap lanjutnya, kita disuruh mengkliping gambar-gambar di majalah/koran, lalu menyatukannya. Menyatukan? ya, gambar-gambar yang semula hanya berdiri sendiri-sendiri itu harus disatukan, membentuk kesatuan yang indah dan "manthap" (begitu kata khas dosen kami, bapak Andi Harisman)

Dalam membuat kolase-montase, dibutuhkan prinsip-prinsip sebagai berikut;

- KOMPOSISI YANG JENUH -
Artinya, komposisi kita ahrus penuh, mengisi seluruh kertas. Jangan biarkan ada ruang kosong alias putih disana. Kalau gampangnya, diblok lah. Masih ingat kan guru TK kita selalu mewanti-wanti bahwa gambar yang kita warnai harus di blok blok blok... langit dipenuhi biru, gunung dipenuhi biru kehitaman, dan sebagainya. Jenuh disini bermakna positif; penuh dan berisi sehingga tidak banyak kekosongan.

- MENGETAHUI DAYA TARIK KARYA -
Sebenarnya ini berlaku pada seluruh karya secara umum, tidak hanya kolase-montase saja. Prinsip-prinsip itu antara lain;

> teknik yang unggul
> penggarapan yang serius (craftmanship)
> teknik mengimitasi yang unggul
> menampilkan misteri (tanda tanya) karya seni
> memiliki nilai ganggu (sesuatu yang menggelitik)

Penjelasannya sebagai berikut;
teknik mengimitasi? ya, teknik meniru dengan baik. Jikalau contoh kita melukis pemandangan pasar, kiranya pandai-pandailah menggambarkan petak-petaknya, detail sayurnya, maupun orang yang berlalu-lalang disana. Tidak mungkin lah, gambar terong jadi terlihat seperti timun di lukisan. Nilainya hilang lah. Haha

Karya kolase saya
misteri karya seni? bukan berarti kita harus menggambar kuntilanak atau kuburan dalam setiap lukisan. Munculkan sebuah kreasi seni yang unik, yang membuat orang yang melihatnya merasa terpancing untuk mendekat dan melihat dengan detail. Contohnya dalam sebuah montase teman saya, dia menciptakan siluet manusia sedang bernyanyi dengan menggabung-gabungkan potongan kaki, sepatu, lemari, bambu, dan sebagainya. Ini membuat orang mendekat dan memperhatikan detailnya dengan baik, sambil lalu terkagum-kagum dengan kreasi unik itu.

nilai ganggu? ah, ini dia yang mengasyikkan. langsung saja saya beri contoh. Ada sebuah kolase lagi, pekerjaan dari teman sekelas saya. Dia memotong kepala bayi. Lalu badan bayi itu merupakan potongan kepala dari ibunya! Padahal kolasenya bertajuk "sayang anak" namun hal-hal yang digunakannya terlalu menggelitik, jenaka dan memiliki nilai ganggu yang besar. yah, memang terkadang keunikan yang menyimpang justru akan membekas dalam ingatan kita, bukan? Hahaha....

    

Tuesday, September 28, 2010

Japan Overdrive 2010 @ Surabaya

Japan overdrive adalah acara ulang tahun komunitas Jepang Surabaya,yang lebih dikenal dengan Kojitsu. Acara utama sebenarnya adalah band2, namun ada juga sih kabaret cosplay oleh Cosura, komunitas cosplay Surabaya.

Disini, aku dan teman-teman Cosuki datang untuk memeriahkan acara dengan ramai-ramai bercosplay. Sebenarnya nggak niat ribet, cuman ngincar silaturahminya aja. Tapi ternyata jadi ramai... hihi..

aku juga bertemu sama mas Tyo, teman gamerku. kita ketemu n selalu main bersama di Luna Online. Haha... bodohnya, seharian aku nggak bawa HP. untung udah konfirmasi via facebook.

tanpa banyak kata lagi, silahkan menikmati foto-foto... ^^




























thx a lot buat widianto hermawan!!
thx lgi buat ko widi... ^^
thx buat nono... ^^




Friday, September 24, 2010

Cerpen - Pertarungan Sengit Rikimaru-Ayame?!!


Ayame berlari menyusuri jalan setapak panjang diantara hutan itu. Dia tampak terengah-engah sambil menggenggam erat kedua bilah pedangnya. Dibelakang, Rikimaru mengejar dengan pedang terhunus kedepan. Wajahnya tak kalah serius, dan guratan di dahinya begitu tajam.
            “Jangan kabur! Ayame!!” Rikimaru berteriak seraya menambah kecepatan larinya.
            Mengetahui hal itu, Ayame turut menambah kecepatan larinya. Jelaslah bila Rikimaru semakin tertinggal di belakang, karena sudah bertahun-tahun Ayame melatih kecepatan larinya. Ia memang tipe ninja yang melatih tubuh untuk kecepatan dan teknik, bukan kekuatan seperti Rikimaru.
            “Ayame!! Berhenti!!” Rikimaru melemparkan shuriken ke arahnya. Dengan sigap, Ayame menghindar kesamping beberapa kali.
            “Rikimaru! Bukankah kita tak perlu melakukan ini? Apa yang kau inginkan, rambut uban?!”
            “Pertanggung jawabanmu! Dimana kehormatanmu sebagai kunoichi?”
            “Aah!! Kau tahu kan aku memang seperti itu! Hentikan!”
            “TIDAK BISAAA!!”
            Rikimaru melepaskan kekuatannya. Dan akhirnya, ia berhasil berlari menyamai kecepatan Ayame. Tanpa pikir panjang lagi, Rikimaru menebaskan pedangnya pada Ayame. Kunoichi itu merespon dengan menodong balas. Keduanya beradu dalam pertarungan pedang yang mengerikan.
            Langit malam yang gelap dan angin yang berhembus dingin menambah perasaan berkecamuk keduanya. Dan tak ayal, itu memberikan tambahan betapa sengitnya pertarungan dua saudara seperguruan ini.
            Selang beberapa menit mereka betarung dengan saling menendang, menghunus, turut menjatuhkan, akhirnya Ayame kalah di hadapan Rikimaru. Dia terbaring lemas dengan kedua pedang terpental jauh darinya. Ia tidak bisa apa-apa. Kakinya pun sudah terasa begitu berat untuk diangkat.
            “Baiklah! Kau menang! Apa maumu? Apa yang kau minta dariku?”
            “Pertanggung jawabanmu. Sebagai seorang yang memiliki harga diri!”
            Ayame menggerutu. “Baik, baik, akan aku belikan lagi onigiri yang sudah kumakan itu!”
            “Benar?”
            “Benar! Ayolah, masa aku mau dihajar seperti ini lagi? Tolol.”
            Rikimaru menyarungkan pedangnya. Serta merta, ia memberikan hormat kecil pada Ayame yang sedang berusaha bangkit dari duduknya. “Terima kasih.”
            Bertarung karena makanan? Jangan ditiru di rumah…

Mendapatkan Jenderal melalui Kudanya


Shoot the horse if u wanted to get the general…
Kalau mau dapat sang jenderal, tembak dulu kudanya…

Istilah itu memang benar. Kalau mau mendapatkan sesuatu, urus dulu yang menopangnya. Ya gampangnya kalau seorang kontraktor mau hancurin rumah mewah, hancurin dulu pilar-pilar penyangganya, bukan langsung aja jatuhin besi ribuan ton dari heli (meski efektif juga sih) Tapi bagaimanapun, lebih aman n nyaman yang hancurin pilarnya dulu kan?

Tapi sepertinya istilah cerdik nan licik ini tidak berguna di otakku. Yah, sesekali memang kulaksanakan, tapi sering-seringnya tidak. Hmm… coba kita lihat, kapankah aku menggunakan istilah ini? Hmm… meyakinkan ayahku akan sesuatu dengan mempengaruhi ibuku? Pernah sih, tapi saat itu tidak begitu manjur. Karena ibuku benar-benar seorang penurut pada suaminya, jadi percuma kalau aku minta bantuan hal semacam itu. Haha

Oke, jadi kesimpulannya aku anak moron yang jarang menghancurkan lawan perlahan-lahan. Aku lebih suka langsung BLARR dan jenderal tertembak tanpa kudanya terkena peluruku sedikitpun…

Sama seperti ini… ini hal nyata dariku saja. Aku menyukai seorang lelaki. Ya, aku tidak memanggil mereka ‘cowok’ karena tipeku rata-rata sudah menjadi seorang ‘lelaki’ artinya sudah cukup berpikiran dewasa dan tidak se-urakan cowok.. nah, lelaki ini anggap saja sebagai jenderalnya. Teman-teman lelaki ini kita anggap kudanya… biasanya, orang kalau pedekate dan semacam-macamnya itu selalu mendekati para kuda jenderal, dan membaikkan hati dengan mereka, dll dll… ah… does it look like… apa istilahnya? Menyogok? Oh tidak juga. Namanya juga taktik, aku tidak anggap ini sebuah sogokan. Ini sebuah S T R A T E G I… strategi mah halal-halal saja untuk dilakukan… yang penting victory. Tapi kalau dari strategi itu ada sedikit keharaman (seperti menyogok kuda2 itu dengan wiskey gandum atau hasutan bahasa kuda) maka strateginya jadi haram. Rumit ya? Tapi itulah hidup… lihatlah dari berbagai sisi. Maka satu kata bisa menjadi beribu makna.

Kembali ke topik. Oke, aku suka cowok. Lalu apa yang terjadi? Aku nggak mendekati teman-temannya… aku langsung ke pokok permasalahan. Hahaha… kedengarannya agresif? Entahlah. Yang pasti aku seringkali to the point. Kalau ada temanku ganteng, aku langsung bilang aja, “hei kamu ganteng” atau bisa saja, “hei kamu keren pake baju itu” haha. Sepertinya aku ini tukang bawa meriam untuk membunuh para jenderal dan membiarkan kuda-kudanya berkeliaran kaget tanpa sedikitpun tergores, kalau di jaman perang dahulu kala...

Nah justru keterbukaan (atau kebodohan?) ini sering membawa petaka. Banyak yang salah paham aku yang tukang memuji ini sering dikira naksir mereka… swt.. padahal aku cuman suka muji aja… -.-‘ atau juga orang yang kusuka jadi merasa risih dengan keterbukaanku. Istilah jawanya NGETARANI… hahaha… aku jadi merasa moron betulan… la la la~ Lulu, you’re moron!! @_@ dan akhirnya… orang yang kusukai berikut teman2nya pada ilfil semua. Jenderal tak dapat, kudapun tak mau merapat. Yasudah… jodoh nggak akan kemana.. haha..

Tapi untuk saat ini aku masih trauma dengan makhluk dengan gender lelaki. Sedikit malas untuk mengurus? Tidak juga. Aku masih dalam posisi aneh dan moron, dengan cinta yang aneh pula. Saat ini aku menjadi seorang pengintai saja. Jenderal dan kudanya kubiarkan masih berlari-lari di lapangan.

Apa intinya dari ocehanku panjang lebar ini? Intinya saya adalah MORON… (bahasa indonya “tolol”) bukan bukan… intinya, bolehlah kita menggunakan strategi. Apalagi untuk mencari victory di jalan yang baik. Tapi hati-hati dan perhatikan langkah… :D